Dampak industri 4.0 terhadap pariwisata. Industry 4.0 adalah revolusi industri. Revolusi ini ditandai dengan ekspansi teknologi melalui kecangihan digital dan internet, seperti traveloka, go-jek,grab,online shop dan masih banyak lagi dan itu semua sangatlah membantu dan memudahkan masyarakat dalam segala aspek. Industri 4.0 sangatlah berpegang pada sumber daya manusia yang inovatif, kreatif,cekatan,dll. Dalam revolusi industry ini sangatlah banyak membuka lowongan pekerjaan bagi pengangguran contohnya seperti aplikasi, grab,go-jek,dll. Makanya revolusi ini sangatlah mementingkan kualitas sumber daya manusia. Dengan revolusi ini pemerintah ingin lebih memajukan pariwisata dengan cara lebih mengembangkan sumber daya manusia dan melalui digital, agar pengangguran berkurang dan pariwisata Indonesia lebih dikenal. Atau istilahnya kita membenahi infrastuktur agar bisa mendatangkan para wisatawan manca Negara. Dengan adanya digital kita bisa memanfaatkan internet untuk lebih mempromosikan pariwisata dan juga peran media sangat penting. Dari media sosial kita bisa mempromosikan apapun agar mudah dikenal atau di ketahui oleh banyak orang. Dengan semua itu kita bisa lebih mengenalkan Indonesia dalam aspek pariwisatanya. Dengan adanya industry 4.0 sangatlah berpengaruh terhadap pariwisata karena akan ada banyak sekali aplikasi-aplikasi tentang perjalanan pariwisata, contohnya traveloka dan juga grab. Aplikasi seperti traveloka akan memudahkan para wisatawan asing maupun local untuk memesan tiket ataupun hotel-hotel yang ada di Indonesia. Aplikasi seperti grab sangatlah memudahkan para wisatawan yang tidak mengetahui alamat pariwisata yang ingin mereka kunjungi. Aplikasi-aplikasi digital seperti itu sangatlah membantu pariwisata di Indonesia. Dengan adanya digital seperti ini semua aspek pariwisata bakal terkena dampak seperti hotel-hotel di bali pasti akan dipenuhi oleh para wisatawan yang datang , wisata-wisata kuliner juga pasti akan banyak didatangi oleh para wisatawan, hal tersebut juga pasti menggunakan digital untuk mengetahui dimana tempat makan ataupun tempat wisatanya. Jadi, dalam revolusi industry ini sangatlah berdampak positif bagi pariwisata saat ini. Dengan industry ini pariwisata akan lebih dikenal. Dan karena saat ini pariwisata di Indonesia sangatlah berpengaruh dalam penghasilan ekonomi Negara,maka dari itu industry 4.0 sangatlah akan dimanfaatkan sebagai sarana pariwisata. Dari revolusi ini sangatlah berpengaruh terhadap barang-barang elektronik. Maka dari itu, dampak negative dari revolusi ini adalah sangatlah mengandalkan digital . namun walaupun demikian digital atau industri 4.0 sangatlah berdampak bagi pariwisata.

Jadi, industri 4.0 juga pasti menggunakan komputer dan robot ini sebagai dasarnya. Jadi, kemajuan apa saja yang muncul di dunia komputer kita akhir-akhir ini?

Pertama, kemajuan yang paling terasa adalah internet. Semua komputer tersambung ke sebuah jaringan bersama. Komputer juga semakin kecil sehingga bisa menjadi sebesar kepalan tangan kita, makanya kita jadi punya smartphone. Bukan cuma kita tersambung ke jaringan raksasa, kita jadinya SELALU tersambung ke jaringan raksasa tersebut. Inilah bagian pertama dari revolusi industri keempat: “Internet of Things” saat komputer-komputer yang ada di pabrik itu tersambung ke internet, saat setiap masalah yang ada di lini produksi bisa langsung diketahui SAAT ITU JUGA oleh pemilik pabrik, di manapun si pemilik berada!

Ponsel pintar (smartphones) yang senantiasa membuat kita terhubung dengan dunia luar adalah instrumen penting dalam revolusi industri 4.0.

Kedua, kemajuan teknologi juga menciptakan 1001 sensor baru, dan 1001 cara untuk memanfaatkan informasi yang didapat dari sensor-sensor tersebut yang merekam segalanya selama 24 jam sehari.  Informasi ini bahkan menyangkut kinerja pegawai manusianya. Misalnya, kini perusahaan bisa melacak gerakan semua dan setiap pegawainya selama berada di dalam pabrik. Dari gerakan tersebut, bisa terlihat, misalnya, kalau pegawai-pegawai tersebut menghabiskan waktu terlalu banyak di satu bagian, sehingga bagian tersebut perlu diperbaiki. Masih ada 1001 informasi lainnya yang bisa didapat dari 1001 data yang berbeda, sehingga masih ada 1001-1001 cara meningkatkan produktivitas pabrik yang semula tak terpikirkan. Karena begitu banyaknya ragam maupun jumlah data baru ini, aspek ini sering disebut Big Data.

Ketiga, berhubungan dengan yang pertama dan kedua, adalah Cloud Computing. Perhitungan-perhitungan rumit tetap memerlukan komputer canggih yang besar, tapi karena sudah terhubung dengan internet, karena ada banyak data yang bisa dikirim melalui internet, semua perhitungan tersebut bisa dilakukan di tempat lain, bukannya di pabrik. Jadi, sebuah perusahaan yang punya 5 pabrik di 5 negara berbeda tinggal membeli sebuah superkomputer untuk mengolah data yang diperlukan secara bersamaan untuk kelima pabriknya. Tidak perlu lagi membeli 5 superkomputer untuk melakukannya secara terpisah. Keempat, ini yang sebetulnya paling besar: Machine learning, yaitu mesin yang memiliki kemampuan untuk belajar, yang bisa sadar bahwa dirinya melakukan kesalahan sehingga melakukan koreksi yang tepat untuk memperbaiki hasil berikutnya.

Join the Conversation

  1. desakanjani's avatar

1 Comment

Leave a comment

Design a site like this with WordPress.com
Get started